Apa Itu PPN, Tarif, dan Cara Menghitung PPN 2022

Apa Itu PPN, Tarif, dan Cara Menghitung PPN 2022, Dalam kegiatan sehari-hari kita sering menjumpai PPN karena merupakan salah satu sumber penerimaan negara. Jadi apa itu PPN? Di bawah ini kita membahas apa arti Pajak Pertambahan Nilai atau PPN dan bagaimana PPN dikumpulkan.

Apa Itu PPN?

Apa Itu PPN
Apa Itu PPN, Tarif, dan Cara Menghitung PPN 2022

apa itu ppn? PPN pajak pertambahan nilai adalah pajak yang dipungut atas biaya tambahan barang atau jasa yang didistribusikan oleh produsen kepada konsumen sebagaimana diumumkan di situs web Kementerian Keuangan.

Secara singkat PPN adalah pajak yang dikenakan pada bisnis yang membeli barang atau jasa dan PPN juga dikenal sebagai PPN atau PPN dalam bahasa Inggris. Lainnya menyebutnya Pajak Barang dan Jasa (GST).

PPN juga merupakan pajak tidak langsung karena dibayar oleh pihak lain (pedagang) dan bukan oleh wajib pajak (konsumen akhir). Sederhananya ketika seorang pelanggan melakukan transaksi untuk membeli atau menjual barang atau jasa ada biaya untuk transaksi itu.

Hal ini dikarenakan barang atau jasa yang dibeli dianggap memiliki nilai tambah selama proses distribusi dari penjual ke konsumen. Dengan kata lain konsumen akhir yang membayar PPN.

Sedangkan yang memungut dan melaporkan PPN adalah penjual atau pedagang. PPN dipungut oleh penjual dan dikirim ke negara. Pengusaha yang memungut PPN sudah menjadi Pengusaha Kena Pajak atau pengusaha yang termasuk dalam kategori PKP.

Tarif PPN di Indonesia

Sekarang setelah kita mengetahui apa itu PPN mari kita bahas dasar hukum dan tarif PPN. PPN di Indonesia mengacu pada undang-undang no. 8 Tahun 1983 yang telah diubah dengan UU No. 8. Undang-Undang Nomor 18 Tahun 1994 Tahun 2000 42 Tahun 2009

Saat ini Indonesia menganut sistem tarif tunggal untuk PPN yaitu 10 persen. Namun mulai 1 April 2022 tarif PPN akan naik dari 10 persen menjadi 11 persen.

Pemerintah telah memberikan kewenangan untuk mengubah tarif PPN menjadi minimal 5 persen dan maksimal 15 persen dengan menerbitkan peraturan pemerintah. Karena PPN adalah pajak yang dikenakan atas konsumsi BKP di dalam wilayah pabean ekspor BKP dan beberapa ekspor JKP dikenakan PPN dengan tarif 0 persen.

Cara Menghitung PPN

Saya akan menjelaskan bagi yang belum tahu cara menghitung PPN. Menghitung PPN sebenarnya sangat sederhana. Rumus menghitung ppn yang bisa Anda gunakan adalah:

Tarif PPN = DPP (Dasar Pengenaan Pajak) x Harga Produk/Jasa)

Misalnya X membeli makanan di restoran yang memungut PPN untuk setiap transaksi yang dilakukan oleh pelanggan.

Jika harga makanan yang dibeli oleh X adalah Rp 100.000. Dalam hal ini tarif PPN adalah Rp. 10.000.

PPN = 10 persen x Rp100.000 = Rp10.000

Biayanya tidak tergantung pada biaya makanan yang dibeli. Jadi jangan bingung jika Anda harus membayar lebih dari harga barang/jasa karena mungkin ada PPN.

Objek PPN (Pajak Pertambahan Nilai)

Yang dikenakan Pajak Pertambahan Nilai atau biasa disebut dengan Objek PPN adalah:

Penyerahan Barang Kena Pajak (BKP) dan Jasa Kena Pajak (JKP) di dalam Daerah Pabean yang dilakukan oleh pengusaha
Impor Barang Kena Pajak
Pemanfaatan Barang Kena Pajak tidak berwujud dari luar Daerah Pabean di dalam Daerah Pabean
Pemanfaatan Jasa Kena Pajak dari luar Daerah Pabean di dalam Daerah Pabean
Ekspor Barang Kena Pajak berwujud atau tidak berwujud dan Ekspor Jasa Kena Pajak oleh Pengusaha Kena Pajak (PKP)
Kini Anda dapat menuntaskan pelaporan PPN Anda melalui OnlinePajak, aplikasi pajak yang mempermudah dan menghemat waktu Anda secara signifikan.

Barang Kena Pajak (BKP)

Barang Kena Pajak (BKP) adalah barang berwujud dan dapat berupa barang pribadi atau real estate dan barang tidak berwujud yang sifat atau undang-undangnya kena pajak berdasarkan Undang-Undang PPN.

Cakupan BKP merupakan daftar negatif ketentuan dalam UU PPN. Artinya semua barang adalah BKP kecuali barang tersebut ditandai sebagai barang PPN.

Barang yang tidak dikenakan PPN:

Barang hasil pertambangan, penggalian, pengeboran yang diambil langsung dari sumbernya
Barang kebutuhan pokok yang sangat dibutuhkan oleh rakyat banyak: beras, gabah, jagung, sagu, kedelai garam, daging, telur, susu, buah-buahan, dan sayur-sayuran
Makanan dan minuman yang disajikan di hotel, restoran, rumah makan, warung, dan sejenisnya, tidak termasuk yang diserahkan oleh usaha jasa boga atau catering
Uang, emas batangan, dan surat berharga (misalnya saham, obligasi)
Minyak mentah (crude oil) yaitu gas bumi, panas bumi, dan bijih besi, bijih timah, bijih emas, bijih tembaga, bijih nikel, bijih perak, serta bijih bauksit.

Jasa Kena Pajak (JKP)

JKP adalah setiap kegiatan pelayanan berdasarkan surat komitmen atau perbuatan hukum yang memberikan hak atas fasilitas atau penggunaan dasar termasuk pelayanan dan/atau instruksi yang dilakukan untuk menghasilkan barang atau produk yang dipesan oleh pelanggan. Pajak dipungut oleh undang-undang.

Seperti halnya BKP ketentuan cakupan JKP UU PPN adalah daftar negatif. Artinya semua layanan adalah JKP kecuali ditentukan sebagai pembebasan pajak PPN.

Jasa yang tidak dikenakan PPN (bukan JKP):

Jasa pelayanan kesehatan medis
Jasa pelayanan sosial
Jasa pengiriman surat dengan perangko
Jasa keuangan
Jasa asuransi
Jasa keagamaan
Jasa Pendidikan Jasa kesenian dan hiburan
Jasa penyiaran yang tidak bersifat iklan
Jasa angkutan umum di darat dan di air serta jasa angkutan udara dalam negeri yang menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari jasa angkutan udara luar negeri
Jasa tenaga kerja yang meliputi jasa perhotelan, jasa yang disediakan oleh pemerintah dalam rangka menjalankan pemerintahan secara umum, jasa penyediaan tempat parkir, jasa telepon umum dengan menggunakan uang logam, jasa pengiriman uang dengan wesel pos, dan jasa boga atau katering

Subjek PPN

Subjek PPN dapat didefinisikan sebagai Pengusaha Kena Pajak (PKP) baik orang pribadi maupun badan yang menyediakan Barang Kena Pajak (BKP) dan/atau Jasa Kena Pajak (JKP) yang dikenai undang-undang PPN.

Demikian pembahasan mengenai apa itu PPN tarif PPN dan cara menghitung PPN. Teman-teman yang ingin mengetahui informasi lengkap tentang pajak lainnya juga bisa cek cara menghitung pajak penghasilan usaha pribadi atau cara bayar pajak usaha profesional.